You are currently browsing the tag archive for the 'Linux' tag.

Tulisan ini merupakan dokumentasi sekaligus sebagai reminder saya dalam melakukan set up replikasi database di MySQL. Sebenarnya set up untuk model replikasi Master-Slave ini ngga terlalu rumit kok. Replikasi pada MySQL memungkinkan kita untuk memiliki copy database dari server utama (master) ke server lainnya/cadangan (slave), dan semua update/perubahan yang terjadi pada server utama akan otomatis secara langsung di replikasi pada server slave. Replikasi berguna jika terjadi kerusakan pada server utama maka effort untuk segera membuat server kembali Up lebih minimal sambil menunggu server utama di perbaiki.
Pada kasus ini saya melakukan replikasi pada 2 buah server yang di dalamnya terinstall OpenSuse. Server Utama adalah IBM Power PC Intellistation 185 dengan OS Linux Open Suse 11 (for Power PC) dan Server kedua adalah HP ML 350 G4 dengan OS Linux Open Suse 10.2. Secara umum konfigurasinya hampir sama dengan distro lainnya, hanya perbedaan di path saja saya pikir. OK lets get it on.
![]()
Setelah beberapa hari pusing coba nginstall LX300+II dan menghabiskan beberapa meter kertas continuous form akhirnya ketemu juga solusinya. Btw kenapa pake repot-repot install di linux karena kebetulan saya sedang melakukan implementasi Billing System di Rumah Sakit, aplikasinya di develop dengan PHP dan MySQL dengan servernya menggunakan Open Suse 10.2. Keperluannya untuk mencetak tagihan/billing yang akan diberikan pada pasien sebagai bukti pembayaran.
Ok kembali ke topik, ternyata cuma masalah driver. Untuk printer LX 300+ kita add menggunakan printer manager, coba ikuti langkah berikut :
- Klik Manage Printer
- pada pilihan driver pilih raw
Nah untuk printer LX 300+II (support USB) , ternyata tidak bisa pakai driver yang sama. Pada pilihan driver pilih IBM -> IBM ProPrinterII.
Nah untuk mengetesnya klo printernya hanya printer lokal, ya langsung aja dites. Atau klo mau dites di console, pake perintah :
lpr -P[Queue name] namafile.txt
Tapi pada kasus saya adalah printer terletak pada komputer yang berbeda (jaringan) ya otomatis harus pake print Server dong, printserver nya harus di setting dulu. trus pada Manage Printer kita add printer lagi trus pilih LPD Style (klo ngga salah ya,nnt saya cek lagi hehe). Nanti akan diminta isi nama printer (isi apa aja), trus alamat printernya (IP print server). Setelah itu bisa di tes di console sama seperti perintah diatas.
Untuk mengeksekusi dari php ya tinggal dipanggil aja pake fungsi system() , perintah lpr diatas itu, seperti dibawah ini :
system(“/usr/bin/lpr $file”);
Ok printer is ready hehe.
















Komentar Terakhir