Ramdhani’s Blog

Catatan kecil pengalaman, pemikiran dan proses pembelajaran …

Archive for the ‘Resensi Film’ Category

21

with one comment

Bukan saya ga akan mengulas tentang bioskop “21” anda salah. Tapi film 21 (ga pake tanda “+”) yang baru saya nikmati seminggu yang lalu bioskop “6” alias di rumah saya yang bernomor 6. Kenapa saya tertarik menonton film ini adalah muatan keilmuan dan background akademis yang ada film ini walaupun cuma ditonjolkan sekilas lalu tapi lumayan keren dan mengguncang otak saya yang dangkal ini dalam ilmu matematika. Film ini di inspirasi dari kisah nyata 5 orang mahasiswa MIT. Kisah ini juga sudah dibukukan dan menjadi Best Seller di US sana.

Dikisahkan di kampus ilmu teknik tersohor di amerika, MIT (Massachusetts Institute of Technology) seorang dosen bernama mickey Rosa (kevin spacey) terpesona dengan kemampuan analisa salah satu mahasiswa, Ben Campbell(Jeff Sturgess) yang selalu mendapat nilai paling tinggi dikelasnya dan ternyata sedang berusaha banting tulang mendapatkan uang sebesar US$300.000 untuk biaya kuliahnya.

Rupanya hal itu membuka peluang bagi Rosa, secara diam-diam ia mengumpulkan beberapa murid terpilih dan membentuk tim untuk menganalisa teknik permainan blackjack secara matematis dan teknik membaca kartu. Singkat cerita dengan bermodalkan otak mereka tim mahasiswa MIT itu berhasil mendulang kemenangan di meja judi permainan Blackjack dan meraup uang sangat banyak. Alasan mengapa tim ini memilih permainan blackjack dikarenakan jika dimainkan dengan bendar, si pemain memiliki peluang sebesar 49% untuk mengalahkan bandar, terlebih lagi dengan teknik yang dikembangkan oleh tim, peluang tersebut naik menjadi antara 50% dan 53%, ya kurang lebih begitulah teorinya. Lengkapnya silakan nonton film nya.

Di film ini kita juga bisa melihat industri judi di amerika terutama demikian besar dan memberi pemasukan signifikan buat negara tersebut, berjuta-juta dolar bisa masuk dan keluar dalam tempo singkat Tahun 2004, pendapatan negara bagian Nevada (Las Vegas) mencatat rekor sebesar 10 triliun dolar hanya dari industri judi! (belum dari industri lainnya nih…) pendapatan perkapitanya adalah $22.060 sangat berbeda 480 derajat dengan negara-negara miskin dan negara berkembang seperti indonesia yang jauh lebih subur dan lebih kaya sumber daya alam pendapatan per kapitanya tahun 2007 naik 17% nenjadi USD 1946 atau sekitar Rp. 17,9 juta (kurs 9200) per tahun (detikfinance.com) , tanya kenapa ????

Dengan fakta diatas apakah kita lantas harus meniru dengan membuat tempat lokalisasi judi seperti yang pernah di usul kan oleh beberapa pejabat dan wakil rakyat beberapa waktu, apakah anda rela bahwa bangsa indonesia yang kita cintai ini di biaya oleh hasil dari industri judi ??? pokoknya saya ga relaaaaa …
Sebagai negara dengan mayoritas muslim dan dengan sumber daya alam yang melimpah tidak selayaknya mengandalkan judi sebagai sumber pemasukan dan menjadikannya legal.
Di tahun 1965 Presiden Soekarno pernah mengeluarkan Keppres No 113 Tahun 1965 yang menyatakan lotre buntut bersama musik ngak-ngik ngok merusak moral bangsa dan masuk dalam kategori subversi. Kereeen bo …
Pak Sutanto di awal menjabat sebagai Kapolri juga bertekad untuk memberantas judi walaupun belum maksimal ya tetap harus kita dukung upaya-upaya tersebut. Jadi menyambut indonesia yang katanya sudah “merdeka” ini say no to judi and narkoba ok, now let sing together …..

Judi (judi), menjanjikan kemenangan
Judi (judi), menjanjikan kekayaan
Bohong (bohong), kalaupun kau menang
Itu awal dari kekalahan
Bohong (bohong), kalaupun kau kaya
Itu awal dari kemiskinan

Judi (judi), meracuni kehidupan
Judi (judi), meracuni keimanan
Pasti (pasti), karena perjudian
Orang malas dibuai harapan
Pasti (pasti), karena perjudian
Perdukunan ramai menyesatkan

Yang beriman bisa jadi murtad, apalagi yang awam
Yang menang bisa menjadi jahat, apalagi yang kalah
Yang kaya bisa jadi melarat, apalagi yang miskin
Yang senang bisa jadi sengsara, apalagi yang susah
Uang judi najis tiada berkah

Uang yang pas-pasan karuan buat makan (o, o)
Itu cara sehat ?tuk bisa bertahan
Uang yang pas-pasan karuan ditabungkan (o, o)
Itu cara sehat ?tuk jadi hartawan

Apa pun nama dan bentuk judi
Semuanya perbuatan keji
Apa pun nama dan bentuk judi
Jangan lakukan dan jauhi

(Judi , Rhoma Irama)

Iklan

Written by Ramdhani

Agustus 15, 2008 at 12:00 am

Ditulis dalam Open Mind, Opini, Resensi Film

Tagged with , ,

Everything is connected — Syriana

leave a comment »

Terkait dengan naiknya harga minyak dunia yang diikuti pula dengan naiknya harga BBM di indonesia ada sebuah film dengan judul syriana (2005) yang dibintangi oleh george clooney. Film ini menarik untuk ditonton karena bercerita mengenai sepak terjang perusahaan-perusahaan minyak besar dunia khususnya di timur tengah. Buku yang mungkin menarik untuk disimak terkait dengan hal ini juga adalah “Confessions of an Economic Hit Man” karangan John Perkins.

Selama ini mungkin jarang sekali film-film hollywood yang menggambarkan kebusukan dedengkot kapitalisme, yaitu amerika. Yang sering kita jumpai biasanya justru film-film yang menutup-nutupi kebobrokan amerika seperti film Tears of the sun, Black hawk down, atau bahkan rambo sekalipun, dll. Tapi kita bisa melihat ada kejujuran di film Syriana. Kejujuran yang mungkin hanya dianggap sebuah film semata (tanpa fakta) karena sudah terlalu banyak kebohongan diteriakan selama ini. Seperti dikatakan Napoleon, katakanlah kebohongan seribu kali maka ia akan menjadi kebenaran.
Syriana adalah sebuah film tentang suatu negeri (fiktif) yang kaya akan minyak, dipimpin seorang raja yang sudah tua dan memiliki dua orang putra (keluarga al-subaai). Minyak di negeri tersebut selama ini dikelola oleh perusahaan minyak raksasa dari amerika, connex, yang nantinya akan melakukan merger dengan Killen (diasosiasikan dengan Exxon yang merger dengan Mobil menjadi Exon Mobil), mereka mereguk banyak keuntungan dari hasil penghisapan minyak di negeri tersebut. Baca entri selengkapnya »

Written by Ramdhani

Mei 24, 2008 at 4:06 pm

Ditulis dalam Open Mind, Opini, Resensi Film

Tagged with , ,