Ramdhani’s Blog

Catatan kecil pengalaman, pemikiran dan proses pembelajaran …

Pindah blog.

leave a comment »

pindahan alamat ke : http://www.furqonramdhani.com

terima kasih

Written by Ramdhani

Juli 7, 2010 at 5:11 pm

Ditulis dalam corat-coret

Appulo.us dashboard widget

leave a comment »

Ok this is my newest dashboard widget for displaying newest updates about iphone/ipod touch  application from appulo.us website . o ya its for mac only of course.

download here.

Written by Ramdhani

Juli 30, 2009 at 7:16 pm

Ditulis dalam Iphone, Mac OSX, software mac

Tagged with , ,

BBB ( Buku Bekas Berkualitas )

with 10 comments

image690004855.jpgBuku bagi sebagian orang merupakan makanan untuk orang yang lapar akan ilmu dan juga minuman bagi yang kehausan akan pengetahuan, walaupun terkesan masih tradisionil bagi sebagian orang yg bisa mengakses informasi lewat internet kapanpun dan dimanapun tapi pengalaman membaca buku melalui media cetak masih lebih disukai. Tapi bagaimana jika buku yang seharusnya bisa di akses semua orang ternyata harganya sulit di ajak kompromi alias mahal. Maka dari itu buku bekas adalah solusi nya karena ada sebuah ungkapan ” dont judge the book by its cover”,jadi yang penting isinya bisa terbaca dengan baik itu saja cukup bukan.
Kebetulan di Pamulang dekat dengan rumah ada beberapa tempat jual BBB walaupun ga terlalu lengkap koleksinya tapi lumayan lah buat cuci mata dan mengisi waktu daripada harus ke kwitang atau tempat lain yg lumayan jauh. So silakan hilangkan rasa lapar dan haus anda sekarang juga.

Written by Ramdhani

Juli 4, 2009 at 4:09 pm

Usabilitas : Shortcut Keyboard & Aplikasi Web

with one comment

Jadi teringat beberapa waktu yang lalu saat ngobrol-ngobrol santai sambil minum kopi mengenai masalah teknologi dengan beberapa teman yang bekerja di salah satu IT company di Jogja, salah satu topik pembicaraan adalah tentang web apps development.
Sebenarnya klo anda cari di web mesti sudah banyak yang meng komparasikan antara aplikasi web versus aplikasi desktop , ada yang memang objektif bahwa masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, tetapi ada juga yang bersifat sangat subjektif ( vendor scamūüôā ) tidak lain biasanya sih dari vendor tertentu yang sudah mengembangkan aplikasi di platform tertentu (desktop misalnya) yang menganggap bahwa aplikasi web kurang pas untuk digunakan dilihat dari sisi kecepatan respon, interaktivitas , kecepatan entri data dsb.
Memang jika kita bicara aplikasi yang baik dari sudut pandang bisnis adalah mungkin semua sepakat bahwa aplikasi yang baik adalah yang bisa selaras dengan proses bisnis, bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas , apapun teknologinya. Tapi tulisan ini hanya mencoba memandang proses pengembangan  aplikasi web dari sisi usabilitas.
Dari pembicaraan mengenai web apps kita membandingkan proses entri data yang masif yang mungkin dihadapi user pada waktu yang singkat sehingga membutuhkan kecepatan dalam prosesnya, solusi yang biasa dihadirkan pada aplikasi desktop adalah dengan memberikan shortcut begitu juga dengan aplikasi text mode yang mengandalkan kecepatan proses entri dengan tombol shortcut (misal : F1,F2, Ctrl+S dll). Pertanyaannya apakah user experience seperti itu bisa juga di dapat pada  aplikasi web ?
Sekian lama saya menggunakan aplikasi web di bandingkan aplikasi desktop tradisional, pertimbangannya mungkin seperti banyak orang lainnya, saya mempunyai komputer di rumah dan komputer portable untuk pekerjaan sehari-hari; menyimpan informasi online lebih memudahkan kita untuk mengakses dari kedua lokasi tersebut, apalagi jika komputer yg satu Mac dan yang satu lagi PC. Saya tidak terlalu khawatir perlu tidaknya menyimpan file dalam  hard disk ataupun flashdisk. Saya menggunakan dropbox untuk menyimpan file-file, Flickr untuk menyimpan foto-foto dan sebagainya. Semua bisa di akses dari manapun dan kapanpun.
Seiring berjalannya waktu teknologi-teknologi baru bermunculan memungkinkan kita membuat aplikasi lebih rich dan aplikasi pada web lebih dinamis dan  interaktif.
Tentang  perkembangan mengenai masa depan aplikasi web bisa dilihat di future of web apps, banyak informasi yang bisa di ketahui di situs tsb jadi saya tidak perlu bercerita lebih banyak lagi. Intinya  sekarang segalanya serba online, dan bahkan sekarang Microsoft mulai sadar akan realita yang terjadi (Google Docs, Spreadsheet VS MS Office dsb). Dan yang saya tahu di jakarta dan daerah lain juga sudah menggunakan sistem online baik dari sistem penerimaan murid SMP/SMA, pada sistem kesehatan ada aplikasi web siknas online yang terkoneksi ke seluruh dinkes di indonesia, sistem pembuatan RAB di seluruh instansi dibawah pemda DKI sudah online menggunakan aplikasi web (CMIIW).
Bagaimanapun, ketika kita beralih dari aplikasi desktop, mungkin tidak banyak yang sadar salah satu kekurangan utama dari aplikasi web adalah miskinnya penyediaan alternatif shortcut keyboard pada aplikasi. Model aplikasi desktop sudah ada sekitar 20 tahun sampai saat ini. Saya masih ingat ketika belajar wordstar zaman dulu harus menggunakan Ctrl+K+B untu memblok di awal kalimat ataupun Ctrl+ S yang dipahami sebagai shortcut untuk menyimpan dalam sebagian besar aplikasi.
Shortcut pada keyboard ditemukan untuk menghemat waktu, maka itu dinamakan ‚Äúshortcut‚ÄĚ (jalan pintas). Shortcut juga berguna untuk tugas-tugas yang berulang supaya kita tidak perlu memindahkan tangan kita dari keyboard. Anda¬† juga mesti bisa membandingkan antara menggunakan shortcut dan menggunakan mouse untuk mengklik tombol misalnya dalam proses entri data manakah yang lebih cepat, mungkin sebagian kita berfikir tidak terlalu signifikan perbedaannya tapi coba bayangkan anda user yang sedang dihadapkan dengan 500 orang yang sedang mengantri harus di entri dan diselesaikan dalam waktu yg singkat juga.
Jika kita cari aplikasi web yang sudah menyertakan shortcut mungkin tidak banyak karena ada atau tidak adanya shortcut tidak berpengaruh signifikan, contohnya apakah saat mengakses facebook kita sangat butuh shortcut ? mungkin jawabannya saat ini tidak banyak yang membutuhkan. Tetapi ada juga aplikasi web yang menyertakan shortcut keyboard yang sangat membantu penggunaan aplikasi, beberapa  contohnya antara lain : Remember the Milk, Google Reader, Bloglines, dan Gmail.

Berikut adalah contoh penggunaan  shortcut pada aplikasi tersebut

Open an item:

* RTM – n/a
* Google Reader – o or <Enter>
* Bloglines – o
* Gmail – o or <Enter>

Select the next item in the list:

* RTM – j
* Google Reader – j
* Bloglines – j
* Gmail – j

Select the previous item in the list:

* RTM – k
* Google Reader – k
* Bloglines – k
* Gmail – k

M

* RTM – Toggle multi-edit mode on or off
* Google Reader – Mark as read/unread
* Bloglines – Collapse/expand left pane
* Gmail – Mute all future conversations

N

* RTM – Select none
* Google Reader – Scan down
* Bloglines – Keep as new
* Gmail – Next message

R

* RTM – Rename the selected item
* Google Reader – Refresh
* Bloglines – Refresh left pane
* Gmail – Reply

S

* RTM – Change the tags for the selected task
* Google Reader – Toggle star
* Bloglines – Next sub
* Gmail – Star a message or conversation

Yah jika kita lihat penggunaan shortcut di atas memang berbeda-beda tergantung fungsionalitas masing-masing aplikasi, yang jadi pertimbangan dalam memilih shortcut pada aplikasi web juga bagaimana memilih shortcut yang tidak konflik dengan shortcut yang ada bada browser maupun dengan OS , misalnya F1 akan membuka help pada windows.
Dalam pembuatan shortcut pada aplikasi web salah satu cara bisa dilakukan dengan menggunakan fasilitas yang ada pada bahasa javascript  digabungkan dengan pendekatan ajax. Mungkin ada yang tahu alternatif lainnya ?

ps : coba cek di http://mashable.com/2007/06/29/keyboard-shortcuts/ untuk melihat daftar shortcut untuk aplikasi-aplikasi web yang ada sekarang ini. Bagi anda web developer bisa lihat http://www.openjs.com/scripts/events/keyboard_shortcuts/v1.php

Written by Ramdhani

Februari 25, 2009 at 10:46 am

Cerita tentang Cinta part 1

with 5 comments

Tulisan¬† ini dilatarbelakangi oleh beberapa peristiwa yang terjadi dalam 2 bulan ini, antara lain dengan berlangsungnya pernikahan salah satu sahabat dekat ketika SMA yang¬† datang ke rumah tempat berteduh saya yang sudah tidak teduh lagi karena sudah banyak ditebangi. Pada minggu sore itu tanpa pemberitahuan sebelumnya sahabat saya ujug-ujug datang menyerahkan selembar undangan pernikahan yang akan di adakan pada akhir bulan desember 2008. Sesaat ada suatu perasaan yang aneh berkecamuk di benak ini gado-gado antara perasaan senang, sedih dan penasaran. Senang karena akhirnya sahabat saya itu telah menggenapkan separuh Dien nya, sedih karena merasa ditinggalkan dan penasaran siapa calon wanita yang malang¬† itu (haha klo ini bercanda sumpah deh) astaghfirullah maksudnya beruntung mendapatkan orang sebaik sahabat saya itu, bukankah orang baik itu bisa dilihat dari sahabat / teman nya bergaul maka otomotis dong … ehm2

Sebenarnya klo bicara tentang cinta mungkin sebagian dari kita ada juga yang merasa eneg  atau males karena sudah biasa mereka dengar sehari-hari dari tayangan TV, Sinetron, Lagu yang isinya cinta melulu .. (coba denger lagu efek rumah kaca). Saya ingat sekali waktu zaman masih muda(sekarang juga masih muda sih) dulu ketika masih di kampus biru ngayogyakarto baik ketika kuliah, pengajian, ataupun pas kongkow-kongkow topik yang paling membuat orang antusias adalah topik cinta.

Dan tahukah anda keyword apa yang paling banyak dicari/populer pada mesin pencarian no.1 di dunia  google.com (tahun 2007 & 2008)  tidak lain adalah kata Cinta  baca the most popular queries on google | what is love ? | the economist

Ya jikalau saja google sudah ada sejak awal manusia diciptakan mungkin arti kata cinta jugalah yang akan banyak dicari, sejarah dalam rentang waktu yang berbeda telah membuktikan banyaknya kisah pencarian akan arti cinta.

Padahal klo menurut teman saya cinta itu terlalu profan, abstrak , surealis untuk di definisikan. Cinta manunggaling dengan alam, kehidupan dan manusia. Berat bener kan, saya aja ga ngeh.

Baca entri selengkapnya »

Written by Ramdhani

Januari 24, 2009 at 9:08 pm

Algoritma metaphone dan antimetaphone

with one comment

Iseng-iseng menelusuri file-file lama pada masa-masa kuliah, saya menemukan file lama mengenai oprek-oprekan ilmiah saya mengenai metode pencarian nama dengan menggunakan algoritma metaphone dan antimetaphone berbahasa indonesia. algoritm fonetik pada beberapa bahasa pemrograman sudah di implementasikan secara langsung sebagai method, seperti pada PHP yang memiliki fungsi soundex() dan metaphone(), tapi masih menggunakan acuan ejaan dalam bahasa inggris, maka dari itu perlunya memodifikasi dalam ejaan bahasa indonesia karena memang memiliki perbedaan karakter ditambah lagi adanya ejaan lama dan ejaan baru dalam perbendaharaan bahasa indonesia.

Metaphone

Algoritma Metaphone dapat diterapkan pada berbagai bahasa di dunia dalam pencarian data tertentu.  Karena setiap bahasa di dunia dalam pengucapannya memiliki cara yang berbeda, sehingga algoritma dimodifikasi sesuai dengan karakteristik bahasa yang digunakan. Pada bahasa-bahasa tertentu, pengucapan kadang-kadang mempunyai kesamaan dalam hal pengucapan.
Selain bahasa Inggris, algoritma ini telah diadopsi pula dalam bahasa Spanyol, Jerman dan Perancis.
Dalam bahasa Indonesia Algoritma Metaphone bertujuan untuk mencari kata-kata yang memiliki kemiripan bunyi baik dalam bahasa Indonesia sendiri maupun pendekatan dalam bahasa Inggris, seperti kata-kata ilmiah dalam bahasa Indonesia masih banyak yang disadur dari bahasa Inggris, seperti contoh  dibawah ini :
Mikro
Micro
Makro
Macro

Pada contoh kata di atas apabila mencari data tentang mikro, maka akan keluar data mikro dan micro. Hal terjadi karena adanya kemiripan dalam pengucapan kata mikro. Cara kerja Metaphone yaitu kalimat diubah menjadi sebuah kode terlebih dahulu, kemudian apabila ada kemiripan dalam pengucapan maka data akan yang dicari akan ditampilkan.  Pada tahun 1990-an, Lawrence Philips mengembangkan yang disebut dengan Algoritma Metaphone. Tujuan dari algoritma ini adalah mencari kata-kata yang memiliki persamaan bunyi. Setiap kata akan memiliki kode tertentu jika melalui algoritma metaphone, Sehingga metaphone tidak mencari kata dasar.  Kata-kata yang bunyinya sama akan memiliki kode yang sama pula.

Baca entri selengkapnya »

Written by Ramdhani

Januari 11, 2009 at 7:25 am

Ayo Mandi !

with 2 comments

[this short film was the winner of young creative competition 2007]

Video menarik nih simple tapi pesen nya kena. Buat kawan-kawan  yang males mandi nih cocok juga apalagi yang punya cita-cita jadi penulis karena salah satu syarat nya jadi penulis adalah rajin mandi loh kok bisa, ya iyalah coba bayangin mana bisa nulis atau ngetik klo garuk-garuk badan atau rambut terus karena ga pernah mandi n keramas. hehe

salam

[yang kemarin-kemarin jarang mandi sore karena lagi gak enak body..]

Written by Ramdhani

Desember 24, 2008 at 6:28 pm

Ditulis dalam Just for Fun, Refreshing

Tagged with ,